Minggu, 17 Juni 2012

AMDAL

ABSTRAKSI




Dengan dikeluarkannya Surat Bupati Ketapang No. 148 Tahun 2011 Tentang Pemberian Izin Lokasi Untuk Perkebunan Kelapa Sawit seluaS ± 7.300 Ha. yang berada di Kecamatan Kendawangan, Singkup dan Air Upas, Kabupaten Ketapang, maka PT.Mandiri Kapital Jaya bermaksud akan mengembangkan usaha di bidang agrobisnis dengan membangun perkebunan kelapa sawit dan pabrik pengolahannya.
Dari luasan izin lokasi kegiatan pembangunan perkebunan dan pabrik pengolahan kelapa sawit PT.Mandiri Kapital Jaya yaitu ± 7.300 Ha, yang berada di Kecamatan Kendawangan, Singkup dan Air Upas, areal dikeluarkan dari kelayakan karena terdapat areal yang di enclave berupa pemukiman, perkebunan masyarakat, serta lahan yang bersertifikat milik masyarakat dan juga terdapat areal kawasan hutan Produksi (HP) D. Manismata seluas 2.231 Ha, serta buffer zone kawasan hutan seluas 98 ha,  sehingga luasan menjadi ± 4.971 Ha, dengan kondisi tersebut maka areal yang layak dan akan dikembangkan adalah  ± 4.971 ha.  Adapun lahan  seluas ± 4.971 ha tersebut direkomendasikan untuk kebun seluas ± 3.648 ha, seluas ± 350 ha untuk pembangunan sarana dan prasarana dengan rincian untuk areal pembibitan seluas ± 38 ha, fasilitas sarana dan prasarana seluas ± 320 ha, serta untuk pabrik seluas ± 30 ha, dan sisanya seluas ± 971 ha merupakan areal yang tidak layak / areal yang di enclave berupa sempadan sungai seluas ±504 ha, pemukiman masyarakat seluas ± 54 ha, lahan tidak sesuai dan tidak dapat dikonversi menjadi kebun seluas 413 ha.
Berdasarkan letak geografisnya  lokasi studi  ini terletak diantara 1100 30’ BT – 1100’50’ BT dan 2030’ LS – 220’ LS. Sedangkan keadaan umum areal perkebunan PT. Mandiri Kapital Jaya dapat dilihat pada tabel berikut:
 
-     Sebelah Utara    : Areal PT. Artu Agro Nusantara dan PT.  Mustika Antar    Segara                                       
-     Sebelah Timur    : Areal PT. Harapan Sawit Lestari
-     Sebelah Selatan : Areal  Kawasan Hutan Produksi D. Manismata                                 
-   Sebelah Barat     : Areal PT. Agro Andes Investama
Kegiatan perkebunan dan pabrik pengolahan kelapa sawit PT.Mandiri Kapitall Jaya ini akan memberikan dampak penting hipotetik, yang kemudian akan dilakukan klasifikasi dan prioritas. Adapun klasifikasi dan prioritas dampak penting hipotetik tersebut adalah sebagai berikut :
Ø  Perubahan persepsi masyarakat
Ø  Penurunan kualitas air permukaan
Ø  Penurunan Kualitas Udara Ambien
Ø  Adanya potensi kebakaran lahan
Ø  Perubahan tinggi, lama dan frekuensi genangan dan banjir
Ø  Perubahan subsidensi lahan
Ø  Gangguan terhadap kawasan hutan
Ø  Perubahan keanekaragaman jenis flora
Ø  Perubahan keanekaragaman jenis fauna/satwa liar
Ø  Perubahan struktur masyarakat
Ø  Terjadinya konflik sosial
Ø  Perubahan sistem nilai
Ø  Peningkatan aktivitas perekonomian
Ø  Peningkatan pendapatan masyarakat
Ø  Perubahan Tingkat Kesehatan Lingkungan
Sehubungan dengan itu dalam rangka melaksanakan pembangunan perkebunan yang berwawasan lingkungan, pihak perusahaan membuat studi AMDAL sebagai kajian untuk mengidentifikasi dampak yang timbul, mengevaluasi dampak penting dan merumuskan saran pengelolaan dan pemantauannya. Dalam pelaksanaan pengelolaan lingkungan terhadap segenap dampak besar dan penting yang muncul, diharapkan kegiatan perkebunan dan pabrik pengolahan kelapa sawit PT.Mandiri Kapital Jaya dapat mengakomodasi aspek kelestarian lingkungan hidup yang selaras dengan kegiatan yang sedang dilaksanakan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar